Langsung ke konten utama

Postingan

OPINI : Indonesia, Keraton Korupsi Sejagat ?

Jika kita membicarakan mengenai Indonesia, maka kurang afdal apabila tidak membahas permasalahan fraud di Indonesia terutama korupsi. Korupsi di Indonesia sendiri bermula dari adanya pungutan liar (pungli) sejak berdirinya Kerajaan Nusantara. Kemudian menjadi lebih parah ketika Hindia-Belanda menguasai Indonesia dan menerapkan sistem tanam paksa. “Dapat dikatakan bahwa masa Cultuur Stelsel merupakan masa ‘aksi pungli’ yang paling hebat di satu pihak mengalirkan berjuta-juta gulden ke kas Negara Belanda serta menggemukkan para bupati. Sedangkan rakyat jelata menjadi semakin kurus kering dan melarat. Anehnya rakyat pada waktu itu tetap diam saja, tidak mau memberitahukan kesengsaraan mereka untuk minta diringankan. Semuanya dijalankan saja dengan penuh ketaatan,” ungkap Soegeng Reksodihardjo dalam buku  Dr. Cipto Mangunkusumo  (2012). Budaya itu tetap berlanjut pada era orde lama ketika terjadi nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda dan asing di Indonesia tahun 1958...
Postingan terbaru

Self Coaching untuk menghadapi tantangan dunia kerja dimasa depan

     Sudah 1 tahun lebih negara kita mengalami pandemi Covid-19. Berbagai prosedur mulai diterapkan guna mengurangi angka penularan Covid-19, seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kegiatan serba online, vaksinasi dan lain sebagainya. Kendati akhir-akhir ini angka penyebaran mulai menurun, namun tidak ada salahnya kita juga harus tetap waspada terkait pandemi ini karena situasi dari pandemi yang bisa dibilang unpredictable . Pandemi ini berdampak buruk bagi sektor kesehatan karena mereka dituntut untuk menangani kasus tersebut yangmana obat dari Covid-19 ini masih simpang siur keberadaannya. Di sisi lain, pandemi ini tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan saja melainkan juga berbagai sektor terutama perekonomian.      Tanpa kita sadari, dengan adanya pandemi seperti ini telah mengubah berbagai aspek ekonomi dan bisnis terutama bagian tenaga kerja. Pemberlakuan Work from Home (WFH) ini membuat kualifikasi dari tenaga kerja cenderun...

Respon UNS mengenai virus corona

[F0319049] [ Fudin Fitrah Himawan] penulis mahasiswa program studi S-1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Awal tahun 2020 ini, masyarakat dunia dikejutkan dengan hadirnya Novel Coronavirus (2019-nCov) atau yang dikenal dengan virus corona yang berasal dari kota Wuhan, Cina. Untuk itu,  Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta terus melakukan pemantauan terhadap 17 alumninya yang saat ini sedang menempuh studi di China. Wakil Kepala UPT Layanan Internasional UNS, Murni Ramli mengatakan, 17 alumni UNS yang saat ini sedang studi di China merupakan lulusan dari D3 Bahasa Mandarin UNS. “Jadi 17 itu bukan mahasiswa UNS, namun itu merupakan alumni dari UNS,” terang Murni, Rabu (29/1/2020). Ke-17 alumni tersebut, 10 diantaranya sedang menempuh belajar di Xihua University, lalu 5 alumni belajar di Jinan University dan 2 alumni belajar di Huaqiao University.  Sementara itu, PIC Penyaluran Beasiswa Xihua University sekaligus sebagai Direktur Confusius Institute (CI) UNS, Step...

Contoh Meresensi Buku

      Hi friends, sekarang saya akan memberikan anda contoh meresensi buku. Buku yang saya resensi bejudul   "30 Tanaman Herbal untuk Pengobatan Tradusional". Hanya sekedar pemberitahuan guys, resensi atau teks ulasan adalah menilai/menimbang kelebihan atau kekurangan buku. Berikut contohnya : Judul buku             : 30 Tanaman Herbal untuk Pengobatan Tradisional Jumlah halaman   : 159 halaman Penerbit                : Penerbit sakti Cetakan                 : I             Buku berjudul "30 tanaman herbal untuk pengobatan tradisional" ini memuat uraian tentang berbagai tanaman herbal. Selain membahas tentang ciri-ciri, kandungan, dan manfaat tanaman herbal.    ...