Jika kita membicarakan mengenai Indonesia, maka kurang afdal apabila tidak membahas permasalahan fraud di Indonesia terutama korupsi. Korupsi di Indonesia sendiri bermula dari adanya pungutan liar (pungli) sejak berdirinya Kerajaan Nusantara. Kemudian menjadi lebih parah ketika Hindia-Belanda menguasai Indonesia dan menerapkan sistem tanam paksa. “Dapat dikatakan bahwa masa Cultuur Stelsel merupakan masa ‘aksi pungli’ yang paling hebat di satu pihak mengalirkan berjuta-juta gulden ke kas Negara Belanda serta menggemukkan para bupati. Sedangkan rakyat jelata menjadi semakin kurus kering dan melarat. Anehnya rakyat pada waktu itu tetap diam saja, tidak mau memberitahukan kesengsaraan mereka untuk minta diringankan. Semuanya dijalankan saja dengan penuh ketaatan,” ungkap Soegeng Reksodihardjo dalam buku Dr. Cipto Mangunkusumo (2012). Budaya itu tetap berlanjut pada era orde lama ketika terjadi nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda dan asing di Indonesia tahun 1958...